The Hell Tour di Beppu

by - December 23, 2021

Beppu adalah sebuah kota di perfektur Oita yang terletak di bagian timur Pulau Kyushu. Beppu terkenal akan hot spring-nya yang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke sini. Ada beberapa hal yang tidak boleh dilewatkan ketika mengunjungi Beppu yaitu mengikuti wisata neraka (Jigoku Meguri, disebut juga The Hell Tour) , menjajal Beppu Ropeway, serta steam your own food di Jigoku mushi.

Oh ya, bagi teman-teman muslim ada kabar gembira lho... Beppu City mempunyai Muslim Friendly Map yang berisikan informasi restaurant, tempat pemandian air panas (onsen) dan fasilitas umum lainnya yang muslim friendly. Map ini bisa diperoleh di tourist information centre yang ada di stasiun. 

Gambar diambil dari Halal Media Japan

Karena kami berangkat dari Kagoshima kesiangan, kami hanya punya waktu 5 jam di Beppu untuk menikmati tourism object yang belum sempat kami cari referensinya. Kami bertanya ke information center di Beppu station tentang tempat rekomendasi yang bisa kami kunjungi sampai jam 5 sore. Petugas di tourism center menyarankan agar kami mengikuti Jigoku Meguri (The Hell Tour) sebagai icon dari Beppu City. 

Nah, Jigoku Meguri ini terdiri dari 7 sumber air panas (Jigoku, literally berarti neraka) yang memerlukan tiket 400 Yen untuk masuk tiap resort. Tapi, jika kita membeli satu paket (pass) kita hanya perlu membayar 2000 Yen untuk ke-7 resort-nya. Tiket ini dapat dibeli di tourism center di Beppu station ataupun di setiap resortnya masing-masing. 

Dari 7 jigoku tersebut, 5 terletak di wilayah Kannawa dan 2 di wilayah Shibaseki. Untuk menuju ke lokasi Jigoku Meguri kita bisa menggunakan city bus dari depan Beppu Stasiun. Karena kita akan menggunakan bus pulang-pergi, maka petugas di information center juga menyarankan kami membeli one day pass bus ticket yang kami beli di information center agar lebih murah (ada diskon tambahan jika kita membeli di information center). 

Jadi sejak dari Beppu Station kita sudah punya Seven Hell TicketBeppu One Day Pass Bus Ticket dan Peta Beppu City sebagai panduanPamflet bahasa Inggris dapat didownload di sini. 

Oh ya, di daerah Kannawa sangat sedikit sekali ditemui convenient store. Meskipun banyak tersedia restaurant dengan harga normal 1000-an Yen, tetapi saat peak season bisa jadi sangat ramai dipenuhi oleh pengunjung mancanegara. Guna menghemat waktu dan biaya untuk makan siang, akan lebih baik jika sudah membawa bekal dari rumah atau membeli makanan di convenient store yang ada di Beppu Station. 


Pertama, kita perlu naik bus nomor 2, 5 atau 24 menuju Kannawa dari depan Beppu Station. 



5 Hells di Wilayah Kannawa



1. Umi Jigoku 

Dinamakan Umi Jigoku(海地獄)karena warnanya yang menyerupai air laut. Umi Jigoku terbentuk akibat ledakan vulkanik gunung Tsurumidake sekitar 1200 tahun yang lalu. Sumber air panas yang berwarna biru kobalt laut ini mengandung sejumlah besar besi teroksidasi dalam suhu tinggi 98 derajat celcius. 

Umi Jigoku sangat aktif sekali mengeluarkan letusan dengan asap yang hampir selalu menyelimuti permukaan kolam. Warna biru cerah membuat kolam ini menjadi objek foto yang sangat menarik. 

Umi Jigoku (Video)

Terdapat jalan setapak mengelilingi kolam yang memungkinkan kita dapat melihat kolam dari berbagai sudut berbeda. Uap panas dan bau belerang yang sangat kuat akan menjadi pengalaman tak terlupakan di Umi Jigoku. 

Air panas yang mengandung belerang ini dimanfaatkan salah satunya dalam dunia pertanian. Di dalam lokasi ini bisa ditemukan greenhouse yang berisi berbagai jenis bunga teratai. 

Pemanfaatan air dari Umijigoku untuk pengembangan pertanian di Green House

Di souvenir shop, pengunjung juga dapat membeli jigoku mushi seperti telor dan puding yang direbus dengan uap dari panasnya jigoku. Pudingnya aman dikonsumsi bagi muslim karena tidak mengandung emulsifier maupun gelatin. Jika ada waktu, tidak ada salahnya naik ke souvenir shop lantai dua. Di luar kita bisa menikmati pemandangan indah dari keseluruhan kolam yang ada di area ini (nice photo spot). Sedangkan di bagian dalam menceritakan sejarah geologi dari munculnya Umijigoku serta upaya membuat wilayah ini sebagai tourism area. 


2. Oniishibozu Jigoku

Dinamakan Oniishibozu Jigoku(鬼石坊主地獄)karena bentuk gelembung besar dan kecil dari lumpur abu-abu panas yang mendidih menyerupai kepala biksu yang dicukur (gundul). Di Oniishibozu Jigoku tersedia foot bath (tempat perendaman air panas untuk kaki) dan juga onsen. 

Oniishibozu Jigoku (Video)


3. Shiraike Jigoku

Shiraike Jigoku(白池地獄)memiliki warna putih kebiruan. Warna ini terbentuk karena air panas yang bening saat erupsi berubah menjadi pucat saat jatuh ke kolam akibat perubahan suhu dan tekanan yang lebih rendah. 

Air kolam tersusun dari garam asam borat yang mengandung NaCl, HSi dan Ca(CO2) dengan suhu berkisar 95 derajat Celcius.

Shiraike Jigoku

Di Shiraike Jigoku terdapat museum ikan tropis (Tropical Fish Aquarium) yang memanfaatkan panas dari onsen, batu Mukaihara, properti budaya penting yang ditunjuk oleh prefektur, pagoda Kunisaki, dan "Nihonan Gaido" tempat seni lokal dipamerkan.


4. Kamado Jigoku

Kamado Jigoku(かまど地獄) merupakan sumber air panas dengan suhu 98 derajat Celcius yang mengeluarkan fumarol. Dari zaman kuno, namanya berasal dari fakta bahwa nasi dimasak dengan fumarol neraka di festival Kuil Hachimangu Ujigami. Mata air tersebut merupakan jenis garam lemah yang mengandung NaCl.

Kamado Jigoku (Video)


5. Oniyama Jigoku

Oniyama Jigoku(鬼山地獄)disebut juga sebagai neraka buaya atau Wani Jigoku (ワニ地獄).Tempat ini dikembangkan untuk membiakkan buaya menggunakan sumber air panas yang pertama kalinya di Jepang. Mata air ini mengandung NaCl dengan suhu sekitar 99.1 derajat.


Kedua, kita perlu naik bus nomor 26 dari Kannawa menuju Chinoike Jigoku dengan durasi perjalanan sekitar 10 menit.


2 Hells di Wilayah Shibaseki



1. Chinoike Jigoku


Chinoike Jigoku(血の池地獄)merupakan neraka alami tertua di Jepang yang sering disebut juga dengan "Kolam Lumpur Merah Panas". Lumpur panas merah tersebut mengandung oksida besi dan magnesium oksida akibat reaksi kimia alami karena suhu tinggi dan tekanan tinggi di bawah tanah, kemudian keluar dari lapisan dan terakumulasi sehingga seluruh kolam berwarna merah. 

Kanji yang dibaca chi merupakan kanji untuk darah. Sedangkan kanji 池 yang dibaca ike berarti kolam. Dinamakan chinoike (血の池), literally berarti kolam darah,  bisa jadi karena kolam tersebut berwarna merah yang menyerupai darah.

Chinoike Jigoku (Video)

2. Tatsumaki Jigoku


Oniishibozu Jigoku(龍巻地獄)merupakan geyser yang ditetapkan sebagai monumen alam di Beppu. Air panas akan menyembur kencang ke atas dengan ketinggian sekitar 30 meter setiap 30 menit sekali. Mata air tersebut mengandung air asam bergaram dengan suhu 105 derajat. 

Karena geyser hanya menyembur sekitar 30 menit sekali, maka jangan terkejut jika banyak kursi disediakan di lokasi ini. Jika kebetulan kita datang setelah geyser menyembur, kita harus menunggu sekitar 30 menit lagi untuk bisa menyaksikan semburan berikutnya. Maka akan lebih baik jika membawa sedikit makanan atau minuman yang bisa dinikmati sambil menunggu geyser menyembur di waktu berikutnya.

Tatsumaki Jigoku (Video)


Terakhir, kita perlu naik bus no 26 untuk kembali ke Kannawa dan berganti tujuan ke Beppu station dengan bus no 2, 5 atau 24.


Diperlukan waktu sekitar 3-4 jam untuk mengikuti Jigoku Meguri (The Hell Tour) ini. Jika bisa melakukan wisata ini dipagi hari dan masih ada waktu di sore hari, sangat disarankan untuk melanjutkan wisata ke Beppu Ropeway.

Demikian ulasan tentang Jigoku Meguri di Beppu sebagai bagian dari Ryuugakusei Pass Trip pada tahun baru 2018. Info tentang Ryuugakusei Pass akan diulas pada artikel tersendiri.


You May Also Like

2 comments

  1. Wah menarik ya. Meski jujur nama tournya agak gimana hehe.

    Selain beppu, apakah kota lain juga nyediain muslim friendly map?

    Baca ini jadi inget keinginan dari dulu pengen ke jepang entah sebagai turis/pelajar. aaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.., saking panasnya sampai disebut Jigoku. Nah, waktu mau nulis judul juga bingung. Ini kalau ditulis "neraka" pasti gimana gitu.
      Di kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, Nagoya pasti punya sih mbak karena komunitas muslimnya lebih besar. Jepang seru kok mbak buat traveler ;) semoga nanti ada waktu dan rezeki buat ke sana ya...

      Delete

Thanks for leaving your comments